Ponokawan: Algoritma Postingan Pilihan Hari Ini. Baru!
Met malam, met istirahat, komposan yang terpilih untuk hari ini. Di mana algoritmanya ku perbaiki lagi, Truk. Agar lebih konsisten saja meski aku dan kamu buka di hari yang sama di manapun itu, di ujung bima sakti? Boleh di coba. :-)
AI ini dari hari ke hari makin pintar saja, Truk. Rasanya, bahwa ia siang malam selalu di latih oleh para ahli. Mungkin, suatu saat nanti, AI bisa melatih dirinya sendiri. Jujur saja, sejak ada AI ini, curah pendapat atau istilah kekiniannya brainstorming, lebih enak. Temen kerja sebelahku saja, sampai sering bilang: mesti lagi ngobrol sama AI. Yaa, meski, Truk. AI ini masih banyak ngehalu. Ehm, tapi kan ada istilah populer bagi kalangan sufisme yang terkenal itu: Man 'arafa nafsahu faqad 'arafa Rabbahu — barang siapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya.
Kita tuh harus kenal dulu, sama apapun, siapapun itu, ya, to? Termasuk ya AI ini, jadi ada kok cara agar ia tidak ngehalu. Istilah teknis masa kini: promt, atau perintah.
Curah pendapat sama AI itu kadang ya bikin gila. Lha gimana tidak? Dia hampir selalu mengatakan ide kita brilian. Meski ya balik lagi, Truk. Kita bisa buat dia bukan iya, iya, saja asal bokap senang.
Sejak masih duduk di bangku kelas 3'an, aku sudah kenal komputer, Truk. Lhoo, asli, ini, aku ndak sombong. Kata guruku, Si Mbah Presiden ST berkata bahwa sombong itu kalau tidak ada kenyataannya. Misalnya ngaku punya iphone, padahal ndak punya. Lha ini sombong, tandasnya. Aku kecil itu di besarkan di lingkungan akademisi, Truk. Tiap hari lihat orang-orang nenteng kamus bahasa indonesia - inggris yang guede itu, aku yakin kalau buat gebuk maling langsung terkapar seketika.
Selain bawa buku yang gede-gede dan tebel-tebel, orang zaman dulu itu bawanya disket, tau? Duh, zaman kini semua serba awan ya, Truk. Bahkan sekarang di mana saja, kapan saja, bisa kerja dan belajar dalam satu waktu.
Eh, ngomong-ngomong, sekarang AI juga sudah pintar merangkum buku yang tebal loh, Truk. Tak hanya menulis rangkuman, sekalian itu ada desain visualnya. Edan kan? Kadang malah aku curiga, misal dengan AI yang mutakhir dan diberikan keahlian khusus, ia dapat menyusun skripsi, tesis serta disertasi. Apalagi, ya?
Gabung dalam percakapan