Lilin-Lilin Kehidupan Kontemporer
“Mbak, lilin ada?”
“Lilin apa ya, Pak?”
“Itu yang biasa buat lampu padam.”
“Baik, Pak. Coba saya carikan.”
“Ini ya Pak?”
“Iya, Mbak. Terima kasih, saya dari tadi nyari ke setiap warung nggak dapat.”
“Cari lilin, memang masih sering mati listrik Pak?”
“Ndak, saya cuma suka merenungi hidup bersamanya. Berjuang, tapi ndak mengatakan kalau berjuang. Berkorban, tapi juga nggak mengatakan berkorban. Bahkan rela seluruh hidupnya mati untuk menerangi kehidupan. Jangan-jangan itu makna cinta yang lain, yang sedang di cari-cari banyak orang.”
“Hehehe. Iya juga, Pak. Ini Pak kembaliannya.”
“Heuheuheu. Iya, terima kasih, Mbak.”
Teks asli di publikasikan pada tanggal 10 November 2020.

Gabung dalam percakapan