Sumber

Kabulkanlah, Kabulkanlah, Kabulkanlah



Ya Allah, Ya Tuhanku.
Engkau pasti tahu, bahwa beberapa orang selalu menganggapku ulang tahun setiap bulan. Mereka mendo'akan aku, meminta kepada-Mu dengan kedalaman hati dan keikhlasan mereka.

Ya Allah, Ya Tuhanku.
Apakah Engkau akan membiarkan hal ini terus terjadi? Dengan do'a-do'a, pinta-pinta yang sama? Jika begitu, bukankah nantinya mereka akan menyadari bahwa do'anya, pintanya itu tidak Engkau kabulkan? Lalu, bagaimana bila mereka benar-benar menyadari ini semua?

Ya Allah, Ya Tuhanku.
Untuk itu, kabulkanlah do'a-do'a, pinta-pinta mereka kepada-Mu. Bukankah Engkau Maha Mendengar, Maha Pemberi, Maha Pengabul do'a? Aku yakin setiap do'anya, setiap pintanya adalah cinta kasih. Bukankah Engkau Maha Cinta, Maha Pengasih? Engkaulah Maha dari segala Maha.

Ya Allah, Ya Tuhanku.
Jika Engkau keberatan mengabulkan karena aku yang bajingan ini, yang tak cakap menjadi abdi-Mu, yang tak pandai menjadi hamba-Mu. Maka lihatlah ketulusan mereka. Biarkan aku menjadi pertimbangan terakhir-Mu. Bukankah Engkau Maha Adil?

Ya Allah, Ya Tuhanku.
Kabulkanlah, kabulkanlah, kabulkanlah.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!