Sumber

Tuhan, Aku Merayu-Mu

 

Tuhan, aku merayu-Mu dengan segenap rinduku,
Menyirami kangenku dengan segala keterbatasanku,
Aku bangun jembatan dengan lirih do'aku
Dan menyusuri setiap kasih-Mu yang tak pernah putus

Tuhan, apa kata yang tepat untuk memohon kepada-Mu?
Bukankah kata-kata itu terbatas?
Sebabnya Engkau bangun semesta ini dengan gagah gempita nan indah?
Supaya aku tak hanya mendengar dengan kata dan janji, namun melihat segala bukti?

Tuhan, ringankan langkahku dalam beratnya menapaki jejak kehidupan
Bimbinglah aku selalu saat hati dan jiwaku mulai sayu
Ke mana lagi dan kepada siapa lagi aku kan mengemis serta menangis jika bukan kepada-Mu?
Dalam kelemahan ini, senantiasa aku jaga puja dan pujiku untuk mendekat pada-Mu

Tuhan, biarkan aku menyandarkan segalanya dalam takhta cinta-Mu
Tuhan, izinkanlah hamba larut dalam rindu ini, kini, nanti, tiada henti
Tuhan, dengarkanlah bisikku; anugerahkanlah yang lebih lagi kepada orang-orang yang berbaik kepadaku
Tuhan, lembutkanlah hatiku supaya menjadi pemaaf dan maafkanlah kesalah setiap orang

Tuhan, apakah aku harus menuliskan setiap kata?
Bukankah setiap kata selalu mengikuti Dzat-Mu yang tak terbatas?

Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!