Pesan Dari Cintamu, Aku
Jika engkau melihat tulisanku sebagai kegalauan, Tidak apa-apa,
Jika engkau melihat tulisanku sebagai kegelisahan, Tidak apa-apa,
Jika engkau melihat tulisanku sebagai pencarian, Tidak apa-apa,
Jika...jika dan jika yang lain, Tidak apa-apa juga,
Karena memang terkadang aku sendiri harus membaca berkali-kali agar aku dapat memahami,
Terkadang juga memiliki arti yang berbeda-beda di setiap waktu aku membacanya,
Aku memahami dirimu, karena aku tidaklah berbeda denganmu, kekasih,
Aku berkata; Aku hanyalah sebuah pena yang menari-nari,
Hingga masa baktiku habis, yaitu tinta dalam tubuhku tak dapat mengalir lagi,
Semua ini hanyalah residual yang selalu terulangi,
Engkau berkata tidak, aku tidak akan menyangkal,
Lampauilah gagasanmu tentang benar dan salah,
Engkau akan mengetahui bahwa tulisan ini bukanlah milikku,
Hanyalah ini yang aku punya,
Dan aku percaya bahwa itu sesuatu yang di berikan Tuhan untukku,
Aku tidak berhak memakan semua,
Untuk itulah, sebagian aku bagikan denganmu, kekasih,
Semoga,
Apapun yang engkau lihat dengan tulisanku,
Engkau dapat memukan setitik cahaya di sana,
Jika tidak ada, tinggalkanlah, carilah di bagian yang lain,
Jika tetap tidak ada, pergilah, aku percaya engkau akan menemukan kebaikan di tempat yang lain,
Aku berharap hari-harimu semakin baik dan indah,
Dengan warna-warna yang engkau jumpai di sini,
Aku, cintamu.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 1 Juli 2018.
Gabung dalam percakapan