Syair Pilihan dan Bakti
Di persimpangan jalan kabut melingkar
Memilih arah terasa begitu sukar
Bagai menimbang beban yang besar
Salah melangkah, nasib kan terlempar
Setiap jalan menuntut tebusan
Tiada keputusan tanpa pengorbanan
Langit bersaksi atas kecemasan
Mengetuk hati mencari keadilan
Namun tersingkap tabir rahasia
Di balik riuh megah manusia
Bakti kepada keluarga adalah utama dan mulia
Menjadi kompas abadi di dunia
Sebab rumah ialah akar kebajikan
Tempat bersemi benih kesetiaan
Meski takhta menawarkan kejayaan
Tanpa pelukan hangat, semua hanya kehampaan
Biarlah badai di luar menerjang
Langkah kaki berbakti takkan bimbang
Dalam damai cinta yang terang
Setia sejati abadi dikenang
Gabung dalam percakapan