Sumber

Menjelang Rona Siluet Terpejam

Tangkapan Layar Situs KUA
Tangkapan Layar Situs KUA
Menjelang rona siluet terpejam. Temaram mulai merayapi tubuh yang kian letih, Kekasih. Di saat itu, istriku bertanya tentang banyak hal dan tibalah pada sebuah pertanyaan: terdapat seorang bernama A dan B, keduanya saling mencintai. Namun, cinta mereka tidak berakhir di pelaminan, tokoh B pada masa renjananya menikah dengan C. Apakah B dapat membohongi hatinya, dirinya? Sesaat kemudian kita saling ngobrol bareng, dll. Namun ada hal yang telah sejak lama aku pegang, Kekasih. Bahwa dulu aku menemukan seorang guru, beliau berkata:

"Mencintai itu takdir dan menikah itu nasib. Engkau dapat berencana menikah dengan siapa, tetapi engkau tidak dapat merencanakan cintamu untuk siapa." — S.T

Sebuah kutipan yang beberapa kali menghiasi tulisanku ini dan atau menjadikan inspirasiku menulis karya turunannya. Karena memang, semakin kita menua, kutipan tersebut terasa lebih mudah di pahami dari pada masa-masa membaranya bara api jatuh cinta. Karena menikah itu juga bukan hanya soal cinta ....

Artikel Tampil di Pencarian Google
Artikel Tampil di Pencarian Google
Soal menikah, yang kami lakukan sedikit diam-diam itu, ternyata malahan masuk situs resmi KUA setempat, Kekasih. Siang kami menikah, malamnya situs tersebut mengunggah artikel terkait kami. Duh. Kadang, Tuhan memang suka guyon. Terlepas dari hal tersebut, cukup aneh jika penulis artikelnya secara tidak sengaja memilih kami, atau mungkin sang penulis artikel paham tentang SEO? Lhoo, kan namaku ini menjual, bukan? Heuheuheu.

Coba saja ketik namaku, di mesin pencari manapun. Ia tahu, kok. Malahan, aku berpikir sang penulis layak mendapatkan kenaikan gaji. Berarti apa yang ia tulis selalu mempunyai dasar keilmuan. Tentu saja ilmu mengenai dunia per-SEO-an itu, yang kini makin melambai digikas oleh AI dan karya-karya digital lain.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!