Sumber

Dibalik Ratapan Sedih

Di balik ratapan sedih anak-anak jalanan.
Terdapat mimpi yang begitu tinggi ....
Orang tua, anggaplah kami sebagai manusia.

Dalam hujan dan rantai kekang palsu.
Kami masih simpulkan senyum istimewa itu.
Kepada siapapun di hadapan kami, kami masih saudaramu.


Teks asli di publikasikan pada tanggal 14 Juni 2016.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!