Innalillahi, Selamat Jalan
Bayangmu masih membekas di antara tembok tempat bersandarmu,
Kini ia mengukir rinduku di sana,
Bila rindu hanya ada dalam raga,
Sudah aku peluk bayangan yang mengukir rinduku,
Sore semakin lenyap, harus ku ikhlaskan kepergianmu,
Pergi untuk memupuk rindu.
Innalillahi, Selamat jalan Ki Enthus Susmono.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 14 Mei 2018.
Gabung dalam percakapan