Ponokawan: Telepon Dari Mbak Rika

“Mas, ada telepon dari Mbak Rika.”
Sebuah informasi yang akhirnya merubah perjalanan hidup. Yaa, setidaknya untuk setahun atau beberapa tahun ke depan, Gong.

Sambil penasaran dan memproses setiap informasi yang masih tersimpan dalam otak. Mencari setiap isi tulisan beserta rekaman memori tentang nama Rika, ini, Gong. Ya gimana tidak, nama ini dalam hidupku cuma muncul beberapa kali. Seingatku, Rika kakakku perempuan dari jalur ayahanda, kedua adalah Rika istrinya temanku dan ketiga Rika kekasih temanku yang lain.

Informasi tersebut sampai membuat otak terjeda sekian detik. 
Ini Rika, siapa, sih?
Begitu “Halo, selamat sore....” padahal waktu belum ada pukul atau lebih 14.00 WIB. Di ujung telepon membalas “Iya, Mas....”. Akhirnya terjawab sudah nama Rika, ini, Gong.

Waaah.
Orang emang sering suka-suka saja, ya, menjuluki seseorang. Padahal aslinya, namaku juga banyak, ya, Gong. Heuheuheu.
Mungkin, juga begitulah ketika seseorang menamai Tuhan, yang sebenarnya satu, namun di setiap sudut dunia memiliki banyak nama-Nya masing-masing.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa