Racun Asmara
Saat kita bergandengan tangan
Rasanya dunia terlipat ringkas dalam genggaman
Namun di saat yang sama, aku selalu meninggalkan diriku
Membiarkan ragaku melaju melucuti waktu
Biarlah aku hilang rupa, tak dikenali oleh kenangan
Karena terkadang angan jauh berlari menjauhi kenyataan
Dan kubangan serta jurang mengintip pada ratapan
Kita terkadang merupakan dongeng yang tak di restui masa
Terlalu gagah berani menenggak racun asmara
Akhirnya semua sirna begitu saja bak fatamorgana
Perpisahan pun tak sempat di kata

Gabung dalam percakapan