Luruh



Suatu ketika aku melihatmu tanpa rencana 
Seakan bumi bergeser saat engkau tiba
Kau masuk dalam bingkai mata
Lalu segalanya berubah rupa

Dan aku terjatuh dalam jurang asmara
Hatiku berkobar marak menyala 
Api itu menyambar dinding dada
Tak terasa sesak menguasai sukma

Kini bayangmu menjadi tamu lamunan 
Menolak di lupakan, tetap dalam lupukan
Aneh rasanya merindukan orang asing
Meski namamu berteriak begitu bising

Akhirnya, kita memang tak sampai kata cinta
Cerita berhenti sebelum sempat menjadi berita
Tak ada pertengkaran, tak ada pula hujan
Tetiba semua berakhir pada perpisahan 

Namun dengarkanlah
Satu hal yang tak pernah aku ingkar
Rasa ini masih sama
Seperti saat pertama kita jumpa

Aku mencintaimu dalam diam yang paling gaduh
Dari awal bertemu, hingga kini, cintaku tak pernah luruh

#Ex
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa