Kehidupan Bagaikan Air
Aku dan kamu bagaikan air,
Jika aku terjatuh di padang pasir,
Kau mungkin terjatuh di atas salju,
Aku mesti berjuang dari atas gurun menuju lembah-lembah yang gersang,
Pun denganmu harus berjuang menemukan cahaya agar dirimu tidak beku dalam dinginnya kutub,
Aku akan melewati berbagai rintangan yang terjal, di mana bisa saja aku kehabisan seluruh tenagaku dalam perjalanan itu,
Kau juga akan melewati berbagai godaan yang bisa saja membuatmu berjuang lebih lama,
Aku belajar dari kehidupanku, dan menulis perjalanan spiritual sesuai dengan yang aku alami,
Agar kelak penerusku setidaknya tidak tersesat untuk menyatu di lautan,
Pun begitu dengan dirimu, kau menulis pula perjalanan spiritual yang tidaklah sama denganku,
Namun kita meyakini dan sepakat bahwa lautan adalah satu-satunya tempat kita kembali.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 3 November 2017.
Gabung dalam percakapan