Sumber

Anyer Panarukan



Sepanjang jalan pos Anyer Panarukan
Ku pacu langkahku tuk tetap berjalan
Meski air mataku tampak berlinang
Berjatuhan bagai gerimis dan hujan

Tiada sepatah kata 
Untuk bertegur sapa

Biarlah, biar aku pergi
Mencari permata sampai ke ujung dunia
Walau tak akan aku temui
Di sini engkau bersaksi

Dinda, izinkanlah aku
Memelukmu kali ini saja
Akupun tak tahu
Apakah ini yang terakhir kali

Semarang, 21 Oktober 2019
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!