Sumber

Gerimis Di Lesung Pipimu



Sejak sore gerimis menetesi lesung pipimu, Sinta
Mengaliri celah-celah tersembunyi di dalam kalbu
Membasuhnya layaknya dedaunan yang layu di ujung temaram
Kemudian terjatuh dan terus jatuh menggores permata

Malam semakin dekat
Sedekat satu pasang mata yang menatap kepada kerinduan
Melihat nun di setiap rintik
Menembusnya meskipun pekat
Lalu menyimpannya supaya lekat

Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!