Sumber

Cinta Adalah Obat



Orang berkata: makan itu, cinta. Hidup tidak hanya ngurusin cinta-cintaan. Realitas kehidupan juga tidak dapat hanya bermodal cinta.

Kekasih, di sepanjang kehidupanku, jika engkau menemukan orang yang tepat. Cintanya benar untukmu dan engkau mencintainya dengan benar. Maka kurang sedikit saja kehidupanmu sudah selesai. 

Lihatlah kanan-kirimu, para pemeran-pemeran itu, para konglo-konglo itu, dst. Ia akan pulang ke rumahnya setelah suntuk seharian dengan pekerjaan dan rumah adalah tempat terasing yang seharusnya mempunyai kenyamanan apapun di banding tempat lain.

Dalam rumah itu semestinya terdapat cinta yang murni. Karena dengan cinta setiap orang akan jauh dari rasa takut, derita kemiskinan, penderitaan dan perpisahan.

Menapaki setiap jalan kehidupan bersama dan membersamai setiap nasib serta takdir yang datang silih berganti. Boleh saja engkau punya harta banyak atau jabatan setinggi Everest, tetapi jika engkau tak punya cinta, hampa sudah kehidupanmu. Engkau hanya akan lari dari satu tempat ke tempat lain yang di kira itu adalah rumah cinta. Tetapi salah, di tempat itu yang ada hanyalah orang-orang yang kehilangan cinta tulusnya juga.

Waspadalah. Waspadalah.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!