Rembulan: Rembulan



Rembulan, maafkan aku yang tak bisa menahan rinduku, tak bisa menahan kangenku. Ternyata aku kalah dengan semua itu, Rembulan.

Rembulan, apakah memang benar, bahwa engkau tercipta tidak hanya dengan tanah tetapi campuran antara kangen dan rindu, Rembulan?

Rembulan, aku selalu penasaran apa pintamu kepada Tuhan? Mengapa Dia mengizinkanmu bertahta dalam lubuk hatiku, Rembulan.

Rembulan, yang aku rindukan. Apakah hanya jalan do'a tempatku dapat menjumpaimu, Rembulan?

Rembulan, tahukah engkau bahwa ketika aku tak lagi ada kabar. Aku sedang membohongi diriku sendiri tentang rasa kangenku kepadamu, Rembulan?
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa