Sumber

Dewi Malam



Rembulan, malam nanti adalah malam di mana bulan sedikit lagi akan bulat sempurna seperti kedua bola matamu yang indah. Ini juga akan terlihat jika langit tak mendung, menitikan air mata atau menangis.

Rembulan, begitulah aku mengukir namamu dalam sanubariku. Merahasiakan kesejatianmu kepada setiap jiwa.

Rembulan, terima kasih telah hadir dalam kehidupanku. Menjadi teman malam-malamku yang sayu nan sendu.

Rembulan, meski begitu, aku juga tahu bahwa engkau sedang berproses untuk sembuh dalam kesendirian dan keheningan malam. Namun, engkau tetap harus ingat dari mana sinarmu yang engkau pantulkan itu berasal.

Rembulan, jangan paksakan engkau terus memikul langit sendirian.

Rembulan, sampai nanti aku tetap di sini. Menyimpan namamu dalam do'a, menjadi satu titik cahaya yang menyinari hati.

Gambar: unsplash
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!