Rupa Gawai
Lagi-lagi ada orang tanya gawai denganku, tembok ini menjadi saksinya. Apakah mukaku kek gawai gitu toh, Truk? Tentu saja dengan polos aku menjawab tidak tahu apa-apa. Karena ketidaktahuanku ini, semboyanku yang penting murah meriah aja. Makanya dari beberapa tahun silam, aku selalu beli produknya Somay. Sorry, ini ndak marketing, cuma ya cuma ini yang cocok ama aku. Apalagi dulu di zaman ketika sedang getol-getolnya ngulik perangkat. Somay adalah salah satu teman yang paling dekat. Mereka yang awalnya berdiri dari komunitas ini hingga "cuma bisa jual mesin aja", mungkin juga karena mereka tahu, kalau akhirnya komunitas tidak jarang yang pakai isian mereka sendiri.
Somay ini mengeluarkan ekosistem yang masih dalam jangkauan keuanganku, Truk. Yaa, meski mereka juga pakai temen google misalnya. Cuma ya gak papa, lah, paling tidak bisa merasakan ekosistem yang plug and play ini udah istimewa sangat rasanya. Sebelah, mahal-mahal, meski aku juga mengakui kalau falsafah jawa "Ada rupa, ada harga" ini juga benar-benar nyata, Truk.

Gabung dalam percakapan