Perubahan
Kalau ada orang yang mengatakan aku bisa merubah seseorang, itu jelas kebohongan, Shinta. Memangnya aku iki sopo? Sampai-sampai bisa merubah seseorang. Bukan siapa-siapa, hanya pejalan biasa. Sempat juga aku dulu mengatakan ini ke beberapa kawan-kawanku, bukan karena aku sekti, pinter, dst. Iku mung Tuhan kasihan sama aku saja, jadi bukan karena aku-nya, tapi karena Tuhan kasihan sama aku, ini intinya, Shinta.
Tidak ada yang dapat merubah siapapun, karena setiap keindahan dan keburukan ada dari Dzat yang sama. Begitupula perubahan datang dari kesadaran akan tentang-Nya.
Aku cuma bisa menyampaikan, kalau itu menurutnya baik, maka pakailah, kalau tidak ya tidak apa-apa, karena semua orang ingin lepas dari penderitaan. — oh, ya, ini aku ekstrak dari dawuh Siddharta Gautama. Seorang yang menurutku sudah lepas dari penderitaan, kalau menurut Sosrokartono, bisa jadi sudah menemukan yang namanya tan keno susah, tan keno bungah, anteng manteng, sugeng jeneng. Hidupnya biasa saja, tidak terpengaruh gemerlap dunia.
Manusia hanya sekedar mengingatkan, jika itu baik, pakailah, bila tidak, tanggalkanlah, karena setiap orang ingin lepas dari penderitaan.

Gabung dalam percakapan