Sumber

Sketsa

Gunung Sumowono, Margolelo TMG — Dsn. Jingkolan KDL


Aku gores sketsamu di padang ilalang yang tak pernah jemu tuk merindu, kekasih. Meski panas menerpa dan angin menundukkan kepalaku, tak kan aku berpaling darimu.

Berlatar ngarai dan terjalnya perjalanan, kan ku susuri sendiri kegundahan hati dengan sisa tenaga yang mungkin tak berarti. Kendati lelah membuat mataku terpejam, walakin kalbu adalah petunjuk menemuimu.

Rindu bukan soal jarak, tetapi bagaimana asa tetap membara dalam dinginnya cuaca. Juga, jarak bukanlah alasan, kiranya masih bisa di tempuh dengan berenang dalam tangisan.

Lalu, jika kerinduanku tak pernah engkau sambut, kemana lagi aku harus mencari tempat berlabuh?
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!