Sumber

Kepastian



Beberapa hari yang lalu, ada seorang teman bercerita bahwa dulu temannya cemburu kepadaku. Lantaran aku orang yang romantis, tandasnya.

(Kocap kacarito)

Setelah aku pikir-pikir, mungkin benar. 
Dulu aku bisa buat ribuan tulisan.
Dulu aku sering pergi dan jajan-jajan.
Tetapi, setelah aku besar, ku rasa wanita tidak lagi butuh tulisan-tulisan. Tak lagi butuh bepergian & jajan-jajan. Tetapi lebih butuh kepastian.

Oh ya, meski realita, ketiganya tetap dibutuhkan hingga kini, dan nanti. Lewat memuji sehari saja itu sudah tanda tanya. Ndak pernah ngajak pergi serta jajan-jajan juga udah tanda tanya. Rasanya ketiga faktor tersebut membentuk pakem segitiga kehidupan yang saling mengunci satu sama lain.

Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!