Sumber

Pantulan Cermin



Kenapa kalau pagi harus bercermin sambil menata rambut, kekasih? Supaya engkau sadar dan memastikan bahwa pendekar dalam pantulan cermin itu tak pernah padam api semangatnya. Singkirkan rintangan yang menghadang.

Supaya engkau juga menyadari, Tuhan menuntunmu sejauh ini bukan tanpa alasan. Lihatlah mata kijangmu, lesung pipimu, manis bibirmu, dan segenapnya. Semua dibuat dengan perhitungan yang tinggi, tidak untuk di gunakan sebagai alasan menyerah.

Lalu, lihatlah ke dalam hatimu.

Gambar: (berbagai sumber, hubungi untuk menambahkan kredit)
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!