Simpang Lima Semarang
Shinta, orang yang masih mempermasalahkan cinta seseorang kepada kekasihnya ini sama saja tidak yakin dengan cintanya sendiri. Padahal cinta itu tidak untuk di akui setiap orang, cukup cintamu benar padanya dan cintanya benar untukmu. Bukan yang lain.
Apalagi soal geruduk menggeruduk itu, amatir.
Di Simpang Lima, Semarang ini. Aku hitung ternyata jalannya tidaklah benar-benar lima. Ada beberapa jalan sedang dan bahkan yang kecil. Lalu bagaimana jika ternyata dalam hidup ini sama? Ada jalan mayoritas dan minoritas atau bahkan jalan-jalan sunyi lain yang tidak kita ketahui namun menuju ke satu tujuan yang sama, Simpang Lima?

Gabung dalam percakapan