Sumber

Ono Rego Ono Rupo

Jembatan Kartini Semarang, 13 Januari 2022


Kesalahan umum pengguna Android kebanyakan adalah menganggap bahwa semua Android itu sama saja. Harga berapapun pengalamannya juga sama saja, keluaran dari banyak merek juga rasanya sama saja. Lalu mereka melirik produk Apple. Tidak ada yang salah, Apple juga tidak kalah bergengsi.

Ketika mempunyai Apple, mereka membandingkan Android bututnya yang di beli ketika baru seharga maksimal 3jt'an. Lalu di bandingkan dengan lini produk Apple yang ketika baru berharga di atas 5jt pada tahun yang sama.

Peribahasa Jawa berbunyi "Ono rego ono rupo" yang sangat legendaris itu juga masih sangat cocok untuk di gunakan di zaman sekarang. Zaman di mana setiap hal berubah begitu cepat.

Apabila menilik tahun ini, gawai Android 3jt'an dapat di kategorikan sebagai kelas menengah ke bawah. Sedangkan produk-produk Apple (07/2024) di harga yang mendekati 5jt adalah Iphone 11 versi terkecil reguler, itupun adalah produk lama yang telah di rilis sejak tahun 2019. Di atas kertas, masih tidak sebanding jika ingin di bandingkan, apalagi bila mengacu pada segmen pasarnya.

Tetapi tidak apa. Karena pembahasan ini adalah tentang kesalahan, maka kalimat di atas menjadi pembuka kesalahan pertama umumnya pengguna Android melihat kenyataan. 

Masuk dalam segi komponen, dengan berpaku pada peribahasa di atas, maka komponen yang di gunakan juga merupakan komponen kelas wahid setidaknya pada tahun sebuah gawai di rilis. Terkadang, di pasaran orang-orang "Marketing" selalu punya banyak cara untuk mendongkrak penjualan, misalnya dengan embel-embel kamera sama dengan atau di atas 48MP (mega pixel). Sedangkan Iphone 11 misalnya cuma hanya memiliki kamera utama 12MP, sungguh sesuatu yang jauh bukan dengan perbandingan dua angka ini?

Orang awam hanya akan melihat angka-angka ini, padahal di balik angka-angka tersebut terdapat komponen-komponen lain yang mendukung sebuah gambar dapat di potret untuk di jadikan kenangan. Selain komponen, juga pasti memiliki perbedaan teknologi perangkat lunak yang memungkinkan sebuah objek di proses untuk kembali di sajikan. Mengutip dari GSMArena, kamera Iphone 11 memiliki spesifikasi [f/1.8, 26mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS], waah, apakah Android di harga tersebut dengan kamera sama dengan atau di atas 48MP memiliki spesifikasi misalnya f/1.8, dual-pixel PDAF dan OIS?

Memori. 
Jangankan di adu dengan produk Apple yang sangat jelas perbedaannya, di mana ia menggunakan memori bertipe NVMe. Biasanya, Android kelas menengah ke bawah hanya di jejali jenis memori eMMC, padahal untuk Android kelas atas mereka sudah menggunakan memori berjenis UFS (seri terbaru mengikuti jenis paling mutakhir di tahun di buatnya).

Dapur pacu, alias CPU.
Aduuuh, kalau ini tidak perlu di bahas dengan Apple. Lagi-lagi, sesama Android saja memiliki banyak varian yang tersedia. Pada gawai berharga 3jt'an, paling mutakhir biasanya (di tahun ini) adalah Snapdragon 7 gen 3, Mediatek Dimensity seri 8 atau 7 juga....atau, yang setara dengannya. Dari seri Snapdragon, kelas tertingginya adalah seri 8 gen X & pada Mediatek seri tertingginya di wakili oleh seri 9xxx (saat tulisan ini di tulis).

Dengan kacamata sesama Android saja sudah mendapatkan jawaban bahwa "Ono Rego Ono Rupo" tetaplah berlaku. Apalagi jika di sandingkan dengan produk Apple yang bahkan tidak merilis segmen pasar menengah ke bawah? Ya, salah lagi.

Dengan sesama keluarga Android, tiap-tiap antarmuka pengguna juga memiliki ciri khas mereka masing-masing. Terkadang, antara kelas atas Android dan kelas bawah juga memiliki perbedaan signifikan dari segi kualitas pengalaman penggunaan dan ketersediaan fitur-fitur. Lalu menganggap bahwa semua Android sama saja? Ya ndak. Mereka satu keluarga tetapi tetap berbeda.

Akhir kata, tetaplah uri-uri budaya Jawi. Misalnya ya Ono Rego Ono Rupo, ini.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!