Sumber

Yusuf



Ketika semua mata memandang ke arah Yusuf, tiada yang kuat menahan parasnya.
Setiap orang berkaca-kaca, lelaki atau perempuan.
Mengiris urat nadi mereka sendiri-sendiri.
Bagaimana bisa segerombolan laron tidak terbakar bila semakin dekat dengan kobaran api?
Akan tetapi, ketika mentari mulai menyingsing dan bergantung di angkasa.
Lilin mana pula yang cahayanya tak melebur bersamanya?
Dan Yusuf berdo'a: Ya Tuhanku. sesungguhnya Engkau telah memberi anugerah kepadaku sebagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian tabir mimpi.


Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!