Sumber

Nari






"Suka nari? Ya silakan nari. Ndak bisa? Yo ndak papa, sak iso2ne. Paling tidak kamu sedang punya bayangan bahwa Tuhan sedang menyaksikan tarianmu. Apakah Tuhan seneng? Ya seneng, ternyata tangan dan kakimu berguna. Aku punya cerita dan ini nyata, ada orang yang cuma berpuisi pada pohon2. Tapi begitu sekolah ada tugas menulis dan membacakan puisi, ia tak menulis sama sekali. Begitu membacakan di depan, ia hanya ingat satu hal bahwa ia sedang di depan pohon2 dan Tuhan menyaksikannya. Ia bersuara layaknya burung berkicau, menggelegar layaknya guntur dan bikin merinding seisi ruangan. Begitu selesai dan riuh tepuk tangan. Sang guru berkata: tolong ulangi lagi bacaannya. Ia diam, karena ternyata yang ia bawa hanyalah kertas kosong tanpa apapun." 

Hak cipta gambar: silakan hubungi


Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!