Itulah Kamu
Setiap pagi aku kecup keningmu,
Yang pancarkan cahaya kehidupan,
Rambut berkibar-kibar di terpa sisa angin malam,
Manismu yang tak bisa aku ungkapkan,
Kias manapun tak ada yang layak,
Karena tak ada lain yang sepertimu,
Yang tulus, itulah kamu,
Yang sabar, itulah kamu,
Aku bukan siapa-siapa tanpa hadirmu.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 7 Juni 2018.
Gabung dalam percakapan