Miskin Itu Kekejaman
Persetan dengan masalah, selama kerjamu di bayar hantam ketidakpastian diri. Di manapun, kapanpun, di mana ada manusia lain, konflik akan selalu ada.
Namun, tidak bekerja hanya untuk menghindari konflik jauh lebih tidak ada harganya. Bahkan jika itu di keluargamu sendiri.
Keluargamu bahkan akan melihat seberapa berharganya kamu. Jika kamu tidak berharga sekalipun apabila di bandingkan dengan tai kambing, keluargapun tak akan mendekat.
Tetapi, sekalipun jika tai kambing bermanfaat, ia akan mendekat. Namun jika tai kambing sudah tidak ada manfaatnya hanya tinggal kata sepakat.
Kesepakatan untuk memutus setiap perkara berdasarkan keperpihakan egosentris tanpa mengingat dan menimbang. Inilah ironi kehidupan. Karena miskin itu kekejaman.
Gabung dalam percakapan