Sumber

Manifesto: Kebangkitan

Ketika kata demi kata telah muntah.
Sikap arogan telah meledak-ledak.
Di tengah hantaman-hantaman gada.
Inginku masih sama, tetap berdiri.

Bukanlah samurai yang mengurai tubuhku.
Bukan senjata yang telah melukaiku.
Bukan pula alam yang menerkam ku.

Semenjak saat itu.
Sedikit aku kehilangan arah.
Selebihnya aku semakin percaya.
Bahwa kuasa dan ketetapan hati itu ada.

Tak pernah ku ingat masa lalu.
Tak pernah ku ingat awal perjuangan ini.
Yang aku tau bahwa satu insan yang masih kuat.
Hanya bukan siapa-siapa.
Dan pernah melewatkannya.
Sungguh, begitu mulia dan kuat batinnya.

Do'a ku selalu menyertai pilihan itu.
Bisa melewatinya dengan baik.
Dan aku akan kembali kepada jalanku.

Kembali kasih untuk semuanya.
Dalam bisu dan ketetapan ini.
Akan aku lewatkan masa-masa yang kritis.
Meski keadaan kehidupan anarkis.

Penantian.
Akhir.
Berakhir.
Salam berpisah.


Teks asli di publikasikan pada tanggal 12 Mei 2016.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!