Sumber

Cerpen: Simbolisme Kehidupan

Cerpen 6.

"Hai, tentaraku. Naikilah kuda ini dan kau susuri lembah di balik gunung itu. Karena setiap tanah yang dekat dengan gunung biasanya selalu subur."

"Apa yang dapat saya bawakan untuk tuan?"

"Pergilah dan katakan apapun yang dapat kau lihat di sana. Aku tidak ingin membebanimu, akan tetapi kau harus tetap hati-hati menuntun kudamu. Bagaimanapun kau dan kudamu adalah raga yang berbeda, itu berarti kau dan kudamu memerlukan berbagai asupan yang sesuai di antara masing-masing."

"Baik tuan, dengan lapang dada kami laksanakan."

Selamat siang para pejuang waktu.
Rahayu.


Teks asli di publikasikan pada tanggal 22 Mei 2018.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!