Sumber

Aku Menghitung Tangisanku Sendiri

Perjalananku adalah perjalanan perlahan menemukan ke-tak-terhinggaan jejak keberadaanmu, Kekasih.

Dari lorong ke lorong, dari waktu ke waktu yang membekas dalam kalbu, yang menempel diantara reruntuhan tembok keabadian.

Aku merenung, meratap, dan bertanya pada diri: apakah artinya aku?

Aku mentertawakan diriku ketika aku membaca kembali mengenai algoritma, yang kini menjadi pedoman wajib berbahasa bagi para pecinta.
Engkau tau, Kekasih? Ternyata aku sedang menghitung tangisanku sendiri, yang tak mampu meraba kasih dan sayangmu.


Teks asli di publikasikan pada tanggal 18 Mei 2020.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!