Cinta Tak Sebercanda Itu, Kekasih
Dulu di sayang-sayang, kini dibuang.
Dulu di cuekin, kini selalu diperhati'in.
Cinta tak sebercanda itu, kekasih.
Tapi apa boleh buat, kita punya impian dan Tuhan punya kenyataan.
Engkau tak akan bisa lari dari takdir, kecuali engkau menemukan takdirmu.
Tak perlu banyak kata, karena jutaan kata telah menjadi caramu memperlakukan kekasihmu. Heuheuheu.
Selamat malam, datang dan pergi begitu saja, yang tak demikian hanya Muhammad, datang sebagai kabar gembira dan pergi meninggalkan kepastian.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 1 April 2019.
Gabung dalam percakapan