Raja Yang Telah Purna



Pada sebuah gedung usang, terdapat legenda hidup yang berdiri membisu di ujung sunyi ramainya lalu lalang kehidupan, Kekasih. Para pelancong mungkin tak banyak yang sadar dengan keberadaannya. Namun, pada era-nya, ia adalah tulang punggung yang dapat menghubungkan satu mulut dengan mulut lain di sudut dunia lainnya.

Ia kini bagaikan benda asing yang tak ingin di sentuh lagi oleh kemajuan zaman. Meski tanpa mahkota, ia adalah raja yang telah purna.

Begitulah kehidupan terasing dalam bising nyata jika engkau tak bergerak mengikuti irama dunia, Kekasih. Kan di tanggalkan meski di tengah keramaian, jangankan menyentuh, dikenali-pun saja, tidak.

Jangan kaget untuk setiap perubahan-perubahan kecil di sekitarmu, apalagi perubahan besar dunia. Karena dunia ini adalah panggung sandiwara, apabila tokohnya sudah tak lagi menarik, ia akan digantikan oleh tokoh lain yang mampu mengangkat jalannya cerita.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa