Kepada Kita Para Hamba
Kuncup mentari diatas ilalang senja
Datang dan pergi tanpa suara
Tinggalkan hati yang rindu merana
Akan kemana lagi tuk sandarkan jiwa
Merah merona bibir si kembang desa
Duhai indah tawa dan senyumnya
Tak ada yang abadi selain Cinta
Jika tak percaya, carilah ke ujung dunia
Gula kelapa, gula jawa
Hitam dan putih, manis rasanya
Wahai jiwa-jiwa yang ber-asa
Kobarkanlah api Cinta marak menyala
Bagai syair para pujangga
Mengetuk hati para pembaca
Sungguh lillah, segala yang ada
Tak perlu berselisih diantara kita
Rekatkan hati
Rapatkan jiwa
Wahai nurani
Kita para hamba
Teks asli di publikasikan pada tanggal 28 Maret 2019.
Gabung dalam percakapan