Sumber

Mengapa Harus Bersedih?



"Mengapa harus bersedih, kekasih? Apa yang membuatmu bersedih? Lihatlah sekelilingmu, apakah semuanya adalah tentang kesedihan? Tak usah bersedih, bangunlah, tegakkanlah kepalamu, busungkan dadamu dan lihatlah kedepan kembali. Ingatlah kembali bahwa Tuhan tak pernah membuatmu terlantar." 

"Kekasih, selalu ingatlah bahwa setiap orang pasti akan mengalami kesulitan. Apakah kesulitan bagian dari ujian Tuhan? Tentu. Jika petani mengasah sabitnya dengan 'wungkal', barangkali Tuhan mengasahmu dengan berbagai kesulitan-kesulitan yang datang padamu. Jika pandai besi harus menempa besinya, bisa jadi Tuhan juga sedang menempa dengan berbagai kesulitan yang datang kepadamu. Ingatlah bahwa kesulitan adalah tangga dimana anak tangganya bisa engkau raih, saat engkau terus naik dari satu tahap ke tahap lain. Di sanalah engkau membuktikan kepantasanmu dan kelayakanmu, bahwa engkau mampu untuk menjadi abdi Tuhan di tingkat berikutnya." 

"Kekasih, ingatlah bahwa itu hanyalah bukti bahwa Tuhan sedang mengasihimu. Selalu ingatlah bahwa Tuhan juga menyayangimu, itulah engkau yang aku kenal. Bangkit dan lakukanlah. Do'a adalah usaha. Engkau berdo'a artinya engkau harus membuktikan usahamu." 

Teks asli di publikasikan pada tanggal 13 Februari 2021.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!