Tiada Pilihan Yang Pasti
Saat debu yang sudah terhapus itu, tiada.
Namun angin membawanya kembali.
Mendung mendekat..
Terjadilah hujan..
Tiada pilihan yang pasti, kecuali tersiksa.
Lihatlah dunia, tersenyum untukku..
Yang dulu rela menjadi saksimu..
Teks asli di publikasikan pada tanggal 5 Januari 2014.
Gabung dalam percakapan