Untuk Senyuman Sejuta Perbedaan
Ku bawa sejuta mawar di tangan kananku.
Sejuta harapan dalam punggungku.
Aku tidak takut, tidak akan pernah mundur.
Gegap gempita menggempur tembok raksasa.
Berdarah-darah hingga titik penghabisan.
Tak akan pernah lelah dan tak akan pernah merasa letih.
Dari detik ke detik menjadi menit-menit yang misterius.
Hingga jam itu menentukan
Di sini aku memperjuangkanmu.
Membawakan kado terindah untukmu.
Satu-satunya alasanku berdiri hingga saat ini.
Senyummu adalah senyum sejuta perbedaan.
Tunggu aku di depan pintu kebahagiaan
Teks asli di publikasikan pada tanggal 17 Desember 2016.
Gabung dalam percakapan