Sitayana: Pesan Kesan Akhir Tahun
Shinta, celaan, cacian dan hinaan yang engkau temui hari ini. Jangan-Jangan itu adalah rejeki yang Tuhan berikan juga kepadamu? Bukankah dalam keseharianmu engkau pernah menemukan kata "Cocotmu adalah semangatku" Bukankah Jalan Tuhan untuk menuntunmu itu tak terbatasi ruang dan waktu juga?
Shinta, ketika esok ada sunrise dan ketika sore ada sunset. Tahukah? Bohwa keduanya adalah tentang sebuah proses? Shinta, yang engkau lihat adalah proses, indah bukan? Potret itulah alasan Tuhan membuatnya. Supaya engkau memahami bahwa setiap lini kehidupan memiliki prosesnya masing-masing.
Setiap tahun kita selalu berdebat tentang Nataru, Shinta. Tapi tak apa, level hidup bangsa kita bisa saja berada di tingkat atas sebagai manusia yang saling mengingatkan satu dengan yang lain. Level yang tidak dapat engkau temukan di belahan dunia manapun terkecuali di sini.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 30 Desember 2020.
Gabung dalam percakapan