Sumber

Cerminan Indah Takdir Sang Maha Cinta



Duhai Kekasih, yang memiliki bibir merah merona
Laksana mawar pada hari esok bagai api menyala

Engkau memancarkan kehangatan wajah yang indah 
Pada wajahmulah keteduhan turut bersinar

Engkau adalah obat bagi kerinduanku
Peluruh kecemburuan hidupku

Engkau juga anugerah dari Yang Maha Indah
Engkau adalah melodi, pengisi sunyi yang telah lama sepi

Dalam dirimu, kutemukan ketenangan
Senyumanmu adalah surga, tatapanmu adalah rindu yang tak pernah usai

Engkau adalah segalanya, tempatku berbagi cerita dalam suka dan duka
Engkaulah jawaban atas do'a-do'aku yang tersemat dalam sendu

Engkau adalah janji suci, ikrar yang terucap dan takkan pernah pudar walau badai menerpa 
Engkau adalah cerminan indahnya takdir dari Sang Maha Cinta 
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!