Sumber

Sitayana: Tidak Berdasarkan Katanya Atau Jarene



rama, bukankah sesuai janjimu engkau kan mencintaiku dengan tulus? Bukankah kalimat itulah yang selalu aku pegang selama bertahun-tahun ini melewati berbagai badai dan ngeri? Lalu, mengapa engkau tak percaya kepadaku? Bukankah engkau hanya akan melihat semua hal negatif tentangku hanya dengan sepasang matamu sendiri? Tidak berdasarkan katanya atau jarene?

rama, di manakah janji itu? Bukankah setiap janji-janji di seluruh dunia adalah bentuk kesepakatan? Bukankah setiap kesepakatan sebenarnya tidak selalu berbuah keadilan? Apakah rasanya adil jika engkau menganggapku macam-macam sedangkan aku di sini, di altar ini, mati-matian mempertahankan keyakinan cintaku padamu? Demikianlah pembalasanmu kepadaku?

Lalu, apakah benar cerita Rahwana bahwa setiap lelaki adalah bajingan? Termasuk kamu, rama? Bajingan yang selama ini sok manis, sok manjain aku, sok melayani aku, sok mengasihiku dan bahkan sok menginginkan cintaku, nyatanya adalah bajingan? Mengapa engkau menganggapku hina, rama? Sehina itukah, aku? Tidakkah engkau tahu bertahun-tahun aku tak pernah meneteskan air mata dan baru sekali ini wajahku terbuari air mata yang sangat menyakitkan?

Tidakkah aku tak perlu percaya setiap lelaki mana saja? 
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!