Riwayat Pejalan Kaki
Tempat dulu berteman dengan sepi
Mencari-cari jawaban yang tak pasti
Tak tau juga arti sebuah mimpi
Karena semuanya seperti ombak penuh misteri
Datang dan pergi tanpa henti
Hanya meninggalkan hati yang sunyi
Akhirnya bersandar dalam pelukan Illahi
Kini dan nanti
Terus ku kayuh sampan kecilku dari senja hingga pagi
Melecut badan dengan belati
Hingga saatnya Tuhan berkata: Ayo kembali
Teks asli di publikasikan pada tanggal 9 Juni 2020.

Gabung dalam percakapan