Empan Papan
Dalam film Jepang yang pernah tak tonton, tokohnya berkata "Tak ada yang namanya gulma, semua tumbuhan ada namanya dan ada kegunaannya." Heuheuheu.
Karena aku nggak pinter ngaji, jadinya aku juga nggak tau bahwa mungkin saja dengan cara itulah secara tersirat Tuhan ingin berkata "Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada diantara keduanya tanpa hikmah."
Dulu aku sama Ibu sering buangin tumbuhan ini, akarnya sangat kuat, baunya khas, bahkan jika tak di cabut habis ke akarnya, ia akan dengan mudah tumbuh kembali. Hampir semua orang desaku pasti jengkel dengan tanaman yang satu ini. Tapi, jika melihat ke kota, banyak bangunan2 megah yang salah satu isinya adalah tanaman seperti pada gambar. Mungkin inilah dasar filosofi orang jawa mengenai empan papan dan salah satu kebenaran firman Tuhan dalam Surah Shad (38-27).
Tumbuhan ini dikenal dengan nama Mbelekan, Tembelekan, Tahi Ayam, Sailara, dan spesiesnya adalah Lantana Camara. Asal wilayah Amerika Tengah & Selatan. Dapat digunakan sebagai obat memar, keracunan makanan, penghentian pendarahan pada penderita kanker rahim, dll (Wikipedia ID).
Teks asli di publikasikan pada tanggal 10 Juni 2020.

Gabung dalam percakapan