Politik & Mencintai Sama-Sama Tragisnya
Politik dan mencintai itu sama-sama tragisnya, kekasih. Dalam politik engkau harus tunduk pada kesepakatan-kesepakatan yang tentu tak pasti, setiap saat tiap-tiap kesepakatan dapat berubah seiring pergerakan. Sedangkan mencintai juga dapat berubah seiring berjalannya waktu. Apalagi jika cara mencintaimu masih seperti kalkulasi yang dapat bertambah dan berkurang, tidak sedikit yang akan berakhir tragis. Karena politik maupun mencintai seyogianya tak pernah ada yang dapat setia. Ia hanya akan setia pada tuan mana yang dapat memberikan kepuasan kepada dirinya.
Tetapi, politik dengan mencintai sama-sama dibutuhkan manusia untuk mengisi kekosongan dalam menjalani kehidupan yang sangat abstrak, supaya sejenak lupa akan tangis diri sendiri. Dalam politik terkadang seseorang berpura-pura baik untuk mendapatkan simpati dari audiens. Sama halnya dalam mencintai juga terkadang seseorang bersikap seolah menjadi orang lain supaya mendapatkan hati pujaan hatinya.

Gabung dalam percakapan