Dalam Sebuah Goresan Kepada Tuhan
Tuhan, jika Engkau dapat dengan mudah membangun perasaanku kepadanya yang gagah nan megah ini. Bukankah Engkau juga dapat meruntuhkannya dengan mudah, pula? Bukankah setiap hal adalah keniscayaan bagi-Mu?
Tuhan, jika memang begitu, maka hancurkanlah perasaanku padanya dalam sukmaku. Bukankah sukmaku dan hatiku telah lama teruji? Bukankah keduanya adalah ciptaan-Mu yang tak mudah remuk redam?
Apa artinya hatiku ini, yang bahkan Engkau dapat mengukir sidik jari setiap manusia berbeda-beda.

Gabung dalam percakapan