Sumber

Gejolak Api Rindu



Melihatmu adalah seperti hari raya bagiku, sedangkan jauh darimu layaknya hari-hari biasa.

Kerinduan padamu umpama menahan puasa untuk meraih kemenangan setelahnya, itu perjumpaan denganmu.

Tidakkah melihat wajahmu yang anggun menghadirkan senyum untukku? Mengapa engkau menghilang bagai rembulan di telan malam?

Bukankah suara indahmu meneduhkan hatiku? Kemana melodi syahdu ini tak terdengar lagi?
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!