Setiap Hari Adalah Tahun Baru
Masih sama saja, Shinta. Bahwa setiap hari, buatku, itu tahun baru. Satu tahun adalah sekumpulan bulan, di mana setiap bulan adalah perkumpulan dari hari-hari. Kesetiap harian merupakan tangis dan tawa. Jika sudah tak ada lagi tangis maupun tawa, artinya telah tiada. Dalam ketiadaan itu tahun baru tak pernah akan aku temu.
Jika malam tahun baru engkau rayakan dengan bakar-bakar, maka tangisan umurmu-lah yang sedang engkau bakar. Sebab tak terasa engkau telah semakin menua dan renta. Sedang, kembang api itu ketika di saat yang sama engkau menyadari bahwa sesungguhnya Tuhan Maha Pengampun setiap perkara.
Tentu engkau dapat bersuka cita, namun ingatlah hukuman Raja tetaplah ada. Akan tetapi, jangan terpuruk dalam kesedihan, sebab ampunan Raja meliputi segalanya.

Gabung dalam percakapan