Sumber

Simfoni Rindu



Aku mencintaimu dalam waktu
Berselimut suka, duka yang tak menentu
Bernafas rindu yang lupa akan tangisku

Di setiap pagi yang penuh cahaya
Aku menyusuri tawa bersinar fatamorgana 
Merangkai kata menjadi do'a
Merayu Tuhan supaya menjadi realita

Ku titipkan bisikku pada semesta
Agar menjagamu selalu bahagia
Supaya hadir senyumanmu tanpa jeda

Melihatmu dari balik cerita
Mendengarmu dengan kantung udara
Merasakanmu melewati asa yang membara
Dan memelukmu dalam senja

Tanpa mimpi
Seperti bintang yang setia pada malam
Meski tak selalu terlihat, tapi selalu ada di sana

Pada hakikatnya, tak ada yang abadi
Seperti mentari yang bersinar tanpa henti
Di suatu titik jenuh nanti, ia akan mati
Hanya saja, semuanya adalah misteri
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!