Juita
Berkelanalah malam
Di bawah sinar rembulan yang tenang
Angin lembut menyibak rambutmu
Dan bayanganmu mengikuti rindu
Ku kirimkan suratku yang tak berisi
Sebab isinya telah mendahului
Pada seberang renjana angin tersipu malu
Serta bisiknya menemani langkahmu
Biarkan langit malam memelukmu
Mengurai sepimu menjadi senandung
Dan air matamu menjadi nada simfoni
Mengguratkan kenangan yang tertitip di tepi hati
Selamat malam, Juita

Gabung dalam percakapan