Titik-Titik
Shinta, sudah terdengar kembang api di atas langit Dandaka. Apakah itu suar darimu? Ataukah itu jebakan dari Rahwana agar siapapun langsung merangsek menuju Dandaka? Atau ini bulu milik Hanoman yang bergesekan dengan atmosfir? Atau malah sinyal dari rakyat untuk...?
Ku pandangi langit yang kian cerah setelah beberapa hari ini matanya sembab, sebab selalu mengguyur jiwa-jiwa yang kepanasan di saat terik mentari. Sekaligus membanjiri rumah-rumah petinggi agar sadar bahwa solusi mengatasi banjir tak hanya dengan meninggikan jalanan. Padahal, zaman yang maju transportasinya menggunakan vimana, Shinta. Bukankah begitu?
Meski, pada akhirnya tangis dan tawa melebur bersatu dengan aliran banjir yang membawanya ke samudera. Akhir dari segala sesuatu.

10-01-2024, Seorang anak berenang di sebelah jalan arteri Semarang

Gabung dalam percakapan